Pahami Jenis Premi Yang Ditawarkan Oleh Pihak Perusahaan Asuransi

OkeKlik – Semua jenis asuransi ditemukan di negara ini. Ada banyak peluang bagi masyarakat untuk memberikan jaminan atas harta bendanya baik itu barang dagangan, kendaraan atau dirinya sendiri. Merupakan salah satu jenis jasa keuangan yang sering Anda dengar, namun pada kenyataannya masih banyak masyarakat yang belum mengenal asuransi dan jenis-jenisnya.

Selain itu, banyak jenis asuransi yang umum membuat masyarakat bingung dalam memilih asuransi yang paling sesuai dengan kebutuhannya, karena asuransi merupakan layanan yang memberikan kompensasi atas risiko kerugian yang mungkin timbul akibat kejadian yang tidak terduga.

Ketertarikan masyarakat terhadap asuransi bukan tanpa kekhawatiran akan risiko yang akan muncul di masa depan. Misalnya, tiba-tiba terjadi kejadian tidak menyenangkan yang berujung pada kerugian. Oleh karena itu, orang berpikir untuk mendapatkan asuransi.

Nah, untuk mengetahui berbagai jenis asuransi yang beroperasi di Indonesia, simak ulasannya berikut ini:

1. Asuransi Jiwa

Dikutip dari situs resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jumat (9 Oktober 2021), asuransi jiwa memiliki beragam manfaat. Dimana asuransi jiwa terbagi menjadi tiga jenis yaitu asuransi jiwa, asuransi jiwa dan asuransi jiwa Duigona.

Asuransi jiwa merupakan produk asuransi tertua yang pernah dibuat. Asuransi ini memberikan pertanggungan finansial sehubungan dengan meninggalnya tertanggung kepada ahli warisnya.

2. Asuransi kesehatan

Merupakan asuransi yang memberikan pertanggungan atas gangguan kesehatan akibat sakit atau kecelakaan. Asuransi kesehatan menanggung biaya perawatan kesehatan atau biaya perawatan bagi pemegang polis.
Beragam asuransi kesehatan ditawarkan, serta produk asuransi dengan cakupan penyakit yang berbeda.

3. Asuransi kendaraan dan properti

Asuransi ini memberikan perlindungan terhadap kerusakan dan kehilangan kendaraan yang sangat diminati masyarakat. Misalnya, mobil pribadi yang hilang atau rusak karena banjir, atau mobil yang mogok, termasuk dalam layanan pemulihan mobil perusahaan asuransi.

Di bidang real estate, asuransi ini ditujukan untuk melindungi rumah atau harta benda lainnya. Ketika kewajiban dalam properti finansial ditanggung oleh asuransi, seperti kerusakan atau kebakaran tertentu.

4. Asuransi pendidikan

Seseorang yang memilih asuransi pendidikan biasanya perlu mempersiapkan biaya pendidikan anaknya di masa depan. Berbeda dengan tabungan untuk pendidikan, premi yang dibayarkan setiap bulannya akan berupa investasi seperti reksa dana atau saham.

5. Asuransi Perjalanan

Ini memberikan perlindungan jangka pendek bagi tertanggung dalam perjalanan pulang. Layanan yang ditawarkan meliputi pertanggungan biaya pengobatan, kehilangan bagasi dan dokumen perjalanan.

6. Asuransi Umum

Asuransi ini, yang dikenal dengan asuransi umum, berguna untuk melindungi dari risiko kehilangan keuntungan atau tanggung jawab hukum pihak ketiga. Merupakan asuransi jangka pendek dengan dua jenis asuransi umum, yaitu jaminan sosial dan asuransi fakultatif.

7. Asuransi kredit

Yang terakhir adalah asuransi yang melindungi tertanggung ketika ia tidak dapat membayar kembali aset keuangan atau pinjaman tunai. Tentu saja, asuransi ini disertai dengan alasan-alasan tertentu yang menghalangi nasabah untuk melunasi pinjamannya.

Selain banyak jenis asuransi, manfaat asuransi seperti dilansir OJK, memberikan rasa aman dan perlindungan, pemerataan biaya dan manfaat, kepastian, tabungan, dan uang. Transfer dan distribusi risiko, peningkatan kegiatan usaha, asuransi, hidup dalam damai, dan penjaminan kredit.

Pahami Detai Premi Asuransi Sebelum Tanda Tangan Tanpa Paham

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai pengetahuan atau pemahaman umum tentang produk keuangan berupa asuransi masih rendah. Akibatnya, banyak orang masih menandatangani tanda tangan tanpa memahami isi premi dan rencana asuransi.

Tirta Segara, Anggota Dewan Komisioner Pendidikan dan Perlindungan Konsumen, mengatakan tingkat budaya berasuransi dapat dilihat dari banyaknya pengaduan yang masuk ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baru-baru ini, ada masalah di industri asuransi yang dikeluhkan orang. OJK sering menerima pengaduan. Berdasarkan hal tersebut, OJK melihat dari dua sisi. Dari sisi konsumen, tingkat melek huruf masih rendah dan lembaga keuangan tidak menjelaskan hal ini kepada konsumen dengan baik. Ini yang akan dibenahi OJK dengan Bulan Keuangan Inklusif,” ujarnya pada media briefing Bulan Inklusi Keuangan (BIK), “Membangkitkan Ekonomi Bangsa.

Menurutnya, saat ini pun masyarakat belum terlalu menguasai asuransi. Ketika produk asuransi ditawarkan kepada organisasi tertentu, konsumen sering kali langsung menandatangani persetujuan atas konten premium tanpa mengetahuinya sebelumnya.

Kami akan mengedukasi konsumen. Karena konsumen perlu memahami apa itu asuransi. Tolong jangan menandatangani sampai Anda mengerti. Jangan pura-pura tahu, tulis inisial saja,” jelas Tirta.

Ia menghimbau jika konsumen kurang memahami asuransi yang ditawarkan, dapat meminta beberapa waktu kepada agen asuransi terkait untuk memahami premi yang ditawarkan. Selain itu, lanjut Tirta, konsumen juga dapat menghubungi OJK untuk menjelaskan secara detail, sehingga konsumen dapat memahami. Hal ini dilakukan untuk menghindari keluhan.

Jika Anda tidak mengerti, jangan buru-buru menandatangani. Waktu dapat ditemukan di agensi. Dan bisa tanya OJK dulu maksudnya apa. Hubungi saja 157. Kami dengan senang hati menjawab. Karena ini masalah pendidikan. “Kalau semua orang pintar, tidak akan ada keluhan,” katanya.

Ia menambahkan, diharapkan seluruh lembaga asuransi dapat menjelaskan secara detail produk-produk yang terkait dengan skema tersebut, sehingga dapat dipahami oleh konsumen. Jangan meminta konsumen untuk menandatangani sebelum konsumen benar-benar mengerti.

“Terkait asuransi, kami juga menghimbau, jika Anda menjual suatu produk, tolong jelaskan kepada konsumen sejelas mungkin. Jangan memintanya untuk menandatangani sampai dia benar-benar mengerti. Jadi tidak ada klaim ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.