PANGANDARAN – Objek wisata Pantai Pangandaran, Jawa Barat, masih menjadi magnet utama bagi wisatawan selama masa libur panjang Isa Al-Masih 2026. Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pangandaran, lebih dari 56.000 pelancong tercatat memadati kawasan pesisir tersebut hingga Sabtu pagi, 4 April 2026.

​Kepala Bapenda Pangandaran, Sarlan, menyebutkan lonjakan pengunjung mulai terlihat sejak Jumat siang kemarin. “Lonjakan terjadi setelah waktu salat Jumat. Terhitung dari kemarin siang hingga pukul 07.00 pagi ini, sudah ada 56.000 lebih orang masuk ke Pangandaran,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

​Antrean Mengular di Pintu Masuk

​Pantauan di lapangan menunjukkan arus lalu lintas menuju kawasan pantai mengalami kepadatan signifikan. Ribuan kendaraan, yang didominasi oleh mobil pribadi dari berbagai daerah, harus mengantre panjang sejak di jalur pintu masuk utama.

​Untuk mengantisipasi kemacetan yang kian parah, pengelola wisata telah melakukan sejumlah langkah taktis:

  • Penambahan Loket: Menyiapkan sedikitnya delapan gerbang masuk untuk mempercepat distribusi arus kendaraan.
  • Relokasi Pos Tiket: Memindahkan tenda pembelian tiket sementara ke titik yang lebih luas untuk menghindari penumpukan di bahu jalan.

​Kepadatan ini diprediksi akan terus meningkat hingga Sabtu malam, mengingat antusiasme warga yang memanfaatkan momen libur panjang ini cukup tinggi.

​Wisatawan Pilih Pangandaran karena Fasilitas

​Di kawasan Pantai Barat Pangandaran, ribuan wisatawan tampak memenuhi bibir pantai untuk menikmati berbagai aktivitas, mulai dari berenang, bermain pasir, berkuda, hingga menyewa perahu pesiar menuju Pantai Pasir Putih.

​Ainel, salah satu wisatawan asal Garut, mengaku sengaja memilih Pangandaran karena kelengkapan fasilitas dan suasana alamnya. “Sengaja ke sini buat liburan akhir pekan. Padahal tadinya mau menghindari macet, tapi ternyata di luar ekspektasi, sekarang malah lebih ramai,” katanya.

​Menurutnya, kondisi pantai yang tenang dan banyaknya pilihan wahana permainan menjadi alasan utama keluarganya tetap setia berkunjung ke Pangandaran meski harus menghadapi kemacetan.

​Pihak kepolisian dan pengelola objek wisata mengimbau para pengunjung untuk tetap waspada dan mematuhi arahan petugas di lapangan demi kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan selama berwisata.