LABUHANBATU– Gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jalan Aek Tapa, Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, mendadak viral di media sosial.
Bangunan tersebut tampak terendam banjir parah usai wilayah tersebut diguyur hujan deras semalaman suntuk.
Berdasarkan sejumlah video yang beredar luas, terlihat area gedung dipenuhi air berwarna coklat pekat. Penyebab utama genangan tersebut diketahui berasal dari jebolnya tanggul yang tak mampu lagi menahan tingginya debit air.
Penyebab Banjir: Tanggul Tak Kuat Menahan Air
Komandan Distrik Militer (Dandim) 0209/Labuhanbatu, Letkol Inf Hanung K, membenarkan insiden yang ramai diperbincangkan warganet tersebut. Ia menyebut lokasi ini memang sudah menjadi atensi terkait potensi banjir.
“Sempat viral kemarin salah satu KDKMP kita di Labuhanbatu yang banjir. Kami terus terang ada titik yang jadi atensi, salah satunya di daerah Aek Tapa ini,” ujar Hanung kepada awak media pada Senin (26/10/2026).
Hanung menjelaskan, lokasi tersebut dipilih oleh Pemkab dari Dinas Pertanian dengan catatan kewaspadaan banjir. Sebagai antisipasi, pihaknya disyaratkan untuk membangun tanggul pelindung.
“Syaratnya untuk membangun KDKMP di situ harus ada tanggul, jadi kami membuat tanggul baik itu di belakang maupun di sebelah kiri,” jelasnya.
Namun, hujan berdurasi panjang dan lebat membawa petaka. Tanggul di sisi kanan akhirnya jebol karena tak kuasa menahan debit air yang terlampau besar, hingga menyebabkan banjir yang kini viral.
Dua Truk Damkar Diturunkan, Fokus Perbaikan Tanggul
Merespons cepat situasi tersebut, pihak berwenang langsung menerjunkan bantuan. Genangan air di area bangunan kini telah berhasil dikuras menggunakan bantuan dua truk pemadam kebakaran (Damkar).
Ke depannya, fokus akan dialihkan pada perbaikan dan penguatan infrastruktur tanggul agar kejadian serupa tidak terulang.
“Pekerjaan akan kita mulai hari Rabu, kami sudah memasukkan alat dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk meninggikan (tanggul) kanan, belakang, dan membuat tampungan air,” ungkap Hanung.
Ia juga menyikapi ramainya pemberitaan ini dengan positif. “Saya anggap viralnya ini sebagai bentuk kepedulian masyarakat Labuhanbatu untuk menyukseskan kegiatan KDKMP ini,” tuturnya.
Viral di Medsos Ditonton Jutaan Kali
Sebelumnya, kondisi banjir di Kopdes Merah Putih ini menjadi perbincangan hangat setelah diunggah oleh akun Instagram @zoenanda pada Minggu (25/10/2026).
Dalam tayangan tersebut, terlihat bangunan yang berada di pinggir jalan raya itu tergenang air yang cukup dalam.
“Karena diguyur hujan satu malaman, akhirnya halaman Kopdes tergenang banjir sepinggang orang dewasa,” ucap pemilik akun dalam videonya.
Video penanganan banjir pun tak kalah viral. Unggahan lain yang memperlihatkan proses pengurasan air oleh unit mobil damkar bahkan telah tembus lebih dari 2,8 juta kali penayangan, menandakan tingginya atensi publik terhadap insiden ini.





Tinggalkan Balasan