Penggunaan ponsel alias HP sudah jadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Tapi, di balik kemudahannya, isu soal radiasi HP yang disebut bisa memicu kanker otak hingga penyakit jantung seringkali bikin was-was.

​Lantas, benarkah radiasi HP seberbahaya itu?

​Melansir data National Cancer Institute (NCI), ponsel memang memancarkan radiasi frekuensi radio. Namun, tenang dulu. Radiasi ini termasuk jenis energi rendah, serupa dengan yang dipancarkan TV, microwave, hingga Wi-Fi di rumah Anda.

​Sebenarnya, paparan radiasi ini bukan hal yang aneh. Tapi karena kita sering menempelkan HP di dekat kepala dalam durasi lama, banyak orang jadi khawatir.

​Apa Kata Ahli Soal Kanker?

​Ahli neuro-onkologi Dr Herbert Newton angkat bicara. Ia menjelaskan bahwa radiasi yang terbukti meningkatkan risiko kanker adalah jenis radiasi pengion, seperti sinar-X atau material radioaktif.

​Nah, radiasi HP ini beda kelas. Radiasi ponsel tergolong sangat rendah dan bukan termasuk jenis pengion.

​”Belum ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa paparan radiasi ponsel dalam dosis rendah dapat menyebabkan kanker,” tegas Dr Newton.

​Kabar baiknya lagi, studi raksasa yang didanai Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2024 juga mendukung hal ini. Penelitian yang melibatkan hampir 5.000 peserta itu tidak menemukan hubungan antara penggunaan HP dan risiko kanker otak, meski digunakan dalam jangka panjang.

​”Itu adalah studi terbaik yang pernah kami lakukan, studi terlengkap. Ini adalah kabar baik bagi orang-orang bahwa telepon seluler mereka tidak secara otomatis akan memberi mereka tumor otak,” jelas Dr Newton dikutip dari Men’s Health.

​Bagaimana dengan Penyakit Jantung?

​Selain kanker, radiasi HP juga sempat disangkutpautkan dengan penyakit jantung. Namun, ahli jantung Dr Karishma Patwa menegaskan hingga kini belum ada bukti ilmiah yang mendukung hal tersebut.

​Menurutnya, tidak ada hubungan sebab-akibat yang jelas antara radiasi ponsel dan masalah kardiovaskular. Jadi, isu itu bisa dibilang belum terbukti secara medis.

​Bahaya Nyata: Bukan Radiasi, Tapi Kecanduan

​Meski radiasi HP terbilang aman, para ahli justru mengingatkan risiko lain yang lebih nyata di depan mata, yakni kecanduan layar atau screen addiction.

​Alih-alih kanker, penggunaan HP berlebihan justru lebih sering menyebabkan:

  • ​Mata lelah.
  • ​Nyeri leher dan punggung (text neck).
  • ​Gangguan tidur.
  • ​Memicu gejala depresi dan kecemasan.

​Tips Aman Pakai HP

​Buat kamu yang masih merasa khawatir, Dr Newton memberikan tips sederhana untuk mengurangi paparan radiasi:

  1. ​Jangan terlalu sering menempelkan HP langsung ke telinga saat menelepon.
  2. ​Gunakan speaker atau headset.
  3. ​Lebih baik kirim pesan teks jika tidak mendesak.

Kesimpulannya: Berdasarkan bukti ilmiah terbaru, HP tidak terbukti menyebabkan kanker atau penyakit jantung. Tapi ingat, pakailah HP dengan bijak ya, detikers! Kesehatan mental dan postur tubuhmu juga tak kalah penting.

(vna/vna)