JAKARTA, OKEKLIK.com – Piaggio Indonesia tampaknya enggan sekadar bermain di ranah kosmetik. Dalam sebuah peluncuran megah di Jakarta, Senin malam, 16 Maret 2026, pabrikan asal Italia itu menyodorkan “menu utama” yang tak terduga bagi para pemuja fanatiknya: lonjakan kubikasi mesin pada lini Primavera dan Sprint.

​Bukan lagi sekadar penyegaran warna atau imbuhan aksesori, generasi terbaru ini membawa perubahan fundamental pada sektor mekanis. Lima model sekaligus—Vespa Primavera, Primavera S, Vespa Sprint, Sprint S, dan Sprint Tech—kini resmi menanggalkan mesin 150 cc lama dan beralih ke jantung pacu 180 cc yang jauh lebih bertenaga.

​Lompatan Performa di Jalur Urban

​Marco Noto La Diega, Managing Director and Country CEO PT Piaggio Indonesia, menyebut langkah ini sebagai jawaban atas dahaga para pengendara urban akan performa yang lebih mumpuni tanpa menanggalkan estetika ikonik Vespa.

​“Vespa Primavera dan Sprint 180 terbaru ini memiliki performa yang lebih kuat, fitur modern, serta pilihan warna yang merefleksikan gaya hidup penggunanya,” ujar Marco dengan aksen Italia yang khas.

​Di atas kertas, klaim Piaggio memang menggiurkan. Mesin generasi anyar ini disebut mampu memuntahkan tenaga hingga 11 kW pada 8.250 rpm—sebuah lonjakan drastis sebesar 24 persen dibandingkan pendahulunya. Tidak hanya itu, torsi pun merangkak naik 8 persen, menjanjikan tarikan bawah yang lebih responsif saat membelah kemacetan kota.

​Insinyur Piaggio rupanya merombak sekitar 14 persen komponen utama mesin. Bagian inti dan sistem transmisi dirancang ulang, termasuk penyematan sistem CVT (Continuously Variable Transmission) baru. Hasilnya, distribusi tenaga diklaim lebih halus dan presisi, namun tetap menjaga efisiensi bahan bakar yang selama ini menjadi standar Vespa.

​Digitalisasi dan Kendali Tanpa Kunci

​Bagi mereka yang memuja teknologi, varian Sprint Tech menjadi primadona. Namun, secara umum, seluruh lini terbaru ini sudah mulai “berdamai” dengan era digital. Dasbor LCD full color kini menjadi standar baru yang menyajikan informasi lebih jernih di balik kemudi.

​Salah satu perubahan yang paling dinanti adalah sistem kunci Keyless (tanpa anak kunci) yang kini disematkan pada varian S dan Sprint Tech. Fitur ini bukan sekadar soal kemudahan, melainkan standar keamanan dan kepraktisan bagi komuter modern.

​Tak ketinggalan, teknologi MIA Connectivity tetap dipertahankan dan ditingkatkan. Fitur ini memungkinkan skuter “berbicara” dengan smartphone pengendara, mulai dari mengatur musik, menerima pesan, hingga navigasi yang terintegrasi di panel instrumen.

​Dengan banderol dan spesifikasi baru ini, Piaggio seolah ingin menegaskan bahwa Vespa bukan sekadar alat transportasi, melainkan pernyataan gaya hidup yang kini memiliki otot lebih kuat untuk berlari.