OKEKLIK.COM, Jakarta – Pernahkah Anda merasa sangat ragu dalam mengambil keputusan sederhana, mendadak linglung, atau sulit berkonsentrasi tepat beberapa hari sebelum datang bulan? Kondisi ini ternyata bukan sekadar perasaan emosional belaka, melainkan dampak nyata dari fluktuasi hormon dalam tubuh wanita.
Ahli gizi sekaligus pakar nutrisi kesehatan masyarakat global dari Inggris, Deepsikha Jain, mengungkapkan bahwa kejernihan kognitif wanita mengalami penurunan drastis selama fase luteal. Sebagai informasi, fase luteal adalah tahap akhir siklus menstruasi yang berlangsung sekitar 14 hari—biasanya hari ke-15 hingga ke-28—yang dimulai setelah ovulasi dan berakhir saat perdarahan haid dimulai.
Anjloknya Dopamin dan Fenomena ‘Brain Fog’
Jain menjelaskan bahwa selama fase ini, tubuh memproduksi progesteron tinggi untuk mempersiapkan rahim bagi kehamilan. Namun, di sisi lain, kadar estrogen justru merosot ke titik terendah. Penurunan estrogen inilah yang menjadi biang keladi kekacauan kognitif.
”Penurunan estrogen menyebabkan penurunan dopamin atau hormon kebahagiaan. Hal ini memicu kabut otak (brain fog), meningkatkan sensitivitas emosional, dan memperburuk fungsi kognitif,” ujar Jain sebagaimana dikutip dari Hindustan Times, Sabtu.
Kondisi brain fog atau kabut otak membuat seseorang merasa sulit berpikir jernih, mudah lupa, dan kehilangan fokus. Akibatnya, tugas-tugas yang biasanya terasa ringan bisa berubah menjadi beban mental yang berat.
Hindari Keputusan Besar
Mengingat kondisi mental yang tidak stabil akibat pengaruh hormonal, Jain memberikan peringatan keras bagi para wanita: jangan mengambil keputusan besar dalam hidup selama fase ini.
Berikut adalah beberapa dampak nyata penurunan hormon di fase luteal terhadap perilaku harian:
- Ketidakstabilan Emosional: Menjadi lebih sensitif terhadap kritik atau konflik.
- Penurunan Logika: Kesulitan menimbang risiko secara objektif.
- Gejala Fisik yang Mengganggu: Kembung, jerawat, dan nyeri payudara yang menambah beban stres mental.
”Kemungkinan besar, perubahan hormonal Anda sebenarnya dapat membuat Anda mengambil keputusan yang salah,” tegas Jain. Ia menyarankan agar keputusan krusial—baik soal karier maupun hubungan personal—ditunda hingga fase menstruasi selesai atau saat hormon mulai kembali stabil.
ANTARA | HINDUSTAN TIMES




